MADU HUTAN ATAU TERNAK?
Madu Kaliandra adalah jenis madu yang dihasilkan oleh lebah ternak yang menghisap nektar dari bunga kaliandra dimana wilayah tersebut tumbuh subur bunga kaliandra.
Madu Kaliandra mempunyai sifat yang berbeda dengan madu lain. Jumlah kandungan glukosa dalam madu ini lebih tinggi dibandingkan dengan fruktosa. Pada umumnya, kandungan utama madu adalah fruktosa. Sehingga madu ini mudah mengkristal. Orang yang terbiasa minum madu kaliandra akan mengetahui aroma khas dari madu kaliandra. Namun, dari manapun nektarnya, madu asli merupakan sumber gizi yang sangat lengkap.
Dengan kayanya kandungan nutrisi nektar bunga kaliandra, maka jenis madu yang dihasilkannya pun sangat luar biasa manfaat dan khasiatnya. Khasiat madu kaliandra yang paling utama adalah meningkatkan hormon dan memperbaiki metabolisme tubuh
Khasiat Kaliandra
Madu Kaliandra memiliki khasiat secara umum yaitu:
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Menurunkan tekanan darah tinggi
- Meningkatkan dan memperbaiki kualitas hormon
- Memperbaiki sistem pencernaan
- Memperbaiki metabolisme tubuh
- Mengatasi susah tidur atau insomnia
- Mempercepat penyembuhan luka bakar
Kaliandra adalah tumbuhan berbuah polong (legum), wujudnya berupa pohon berukuran sedang dengan bunganya tersusun majemuk. Di Indonesia, orang mengenal kaliandra terutama kaliandra bunga merah sebagai tanaman penghijauan atau pakan ternak.
Ciri Fisik dan Sifat Madu Kaliandra
Setiap jenis madu mempunyai ciri khas masing-masing. Anda perlu tahu agar bisa membedakan masing-masing jenis madu, bahkan dengan hal ini anda juga dapat membedakan madu asli dan madu palsu.
Madu kaliandra mempunyai ciri fisik yang khas di antaranya:
- Warna madu kaliandra umumnya kuning cerah, mudah sekali untuk membedakan. Di samping warna kuning cerah, madu kaliandra mempunyai tekstur serat yang halus di dalam madu tersebut. Karena warnanya yang kuning terkadang orang kurang tahu, terkadang dikira minyak.
- Dalam jangka waktu tertentu, setelah panen, kurang lebih 2-3 bulan Madu Kaliandra secara alami sesuai sifatnya bisa mengalami perubahan bentuk tekstur madu. Warna madu menjadi kuning bening disertai adanya gumpalan-gumpalan tepung sari bunga. Hal tersebut tidak mengurangi kualitas madu.
- Madu Kaliandra dalam jangka waktu tertentu pula bisa mengalami adanya penggumpalan kristal gula secara alami dikarenakan sifat Madu Kaliandra yang memiliki kadar glukosa lebih tinggi daripada fruktosa.
- Aroma Madu Kaliandra sangat khas aroma wangi dan segar berbaur menjadi satu saat mencium madu jenis ini. Sangat menggugah selera serta menepis anggapan bahwa rasa madu tidak enak.
Catatan:
- Madu Kaliandra tidak disarankan dimasukkan ke dalam lemari es, karena kandungan serat halus yang dapat mengkristal, namun hal tersebut tidak mempengaruhi keaslian dan kualitas Madu Kaliandra.
- Semua jenis madu yang manis pasti dikerumuni semut, dan semua pakar madu sepakat akan hal tersebut. Semua itu sesuai kondisi dari madu, jadi hal ini tidak bisa dijadikan acuan sebagai uji keaslian madu.
Ada ratusan jenis madu yang terdapat di Indonesia, salah satu yang populer dikonsumsi adalah jenis madu hutan. Manfaat madu hutan ini disebut-sebut lebih bagus dari madu biasa karena kandungannya yang lebih kaya dan alami. Madu hutan merupakan jenis madu yang dihasilkan dari lebah jenis Apis dorsata atau lebah liar yang banyak hidup di kawasan hutan. Sarang lebah yang berwarna hitam ini biasa hidup berdampingan dengan koloni lainnya, di mana dalam satu pohon bisa terdapat 5-10 koloni lebah Apis dorsata. Lebah Apis dorsata hanya dapat berkembang biak di kawasang subtropis dan tropis, termasuk Indonesia. Saat ini, lebah madu tersebut banyak tersebar di beberapa hutan di pulau Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan pulau-pulau di Nusa Tenggara Barat serta Timur.

Komentar
Posting Komentar